Arsip untuk Juli, 2007

30
Jul
07

–SAYA MENOLAK DILEGALKAN–
kebayang ga efek2 negatif yg terjadi setelah legalisasi?
pertama, setelah legal ‘bisa jadi’ akan ada pabrik2 memproduksi, yg menyebabkan kenaikan harga juga menambah populasi kapitalis
kedua, menyebabkan banyak org yg tertarik yg pada akhirnya menyebabkan turunnya kualitas profesionalisme pada individu pengguna—iya klo yg ‘pake’ cuma musisi, jadi kreatif dlm bermusik—
enjoy u’r life now…sorry bro bukan menggurui hanya berbagi…saya pun pake tiap hari dan saya terus menikmatinya. jangan jadikan hidup kita halangan
everythings gonna be alright *kata Bob Marley*

———

Ini orang aneh…. dia ngasih comment ke fs gua. Dia seorang pemake, tapi dia menolak untuk dilegalkan. Kenapa? apa dia ga bosen diteror sama pengapnya penjara Indonesia yang sumpah, ga adil! Dia belum pernah dipenjara gara gara ganja sih…
Hukuman buat seseorang yang ketangkep basah megang ganja itu rata-rata 3 taun keatas, kalo make uang sih bisa langsung bebas. Dan pelarangan ganja di Indonesia bukan murni demi kesehatan bangsa, masih ada faktor politiknya. GAM yang sering disebut sebut sebagai pemasok ganja ke beberapa negara sangat mempengaruhi hukuman seorang terdakwa pemegang ganja.
Orang yang aneh….

30
Jul
07

–SAYA MENOLAK DILEGALKAN–
kebayang ga efek2 negatif yg terjadi setelah legalisasi?
pertama, setelah legal ‘bisa jadi’ akan ada pabrik2 memproduksi, yg menyebabkan kenaikan harga juga menambah populasi kapitalis
kedua, menyebabkan banyak org yg tertarik yg pada akhirnya menyebabkan turunnya kualitas profesionalisme pada individu pengguna—iya klo yg ‘pake’ cuma musisi, jadi kreatif dlm bermusik—
enjoy u’r life now…sorry bro bukan menggurui hanya berbagi…saya pun pake tiap hari dan saya terus menikmatinya. jangan jadikan hidup kita halangan
everythings gonna be alright *kata Bob Marley*

———

Ini orang aneh…. dia ngasih comment ke fs gua. Dia seorang pemake, tapi dia menolak untuk dilegalkan. Kenapa? apa dia ga bosen diteror sama pengapnya penjara Indonesia yang sumpah, ga adil! Dia belum pernah dipenjara gara gara ganja sih…
Hukuman buat seseorang yang ketangkep basah megang ganja itu rata-rata 3 taun keatas, kalo make uang sih bisa langsung bebas. Dan pelarangan ganja di Indonesia bukan murni demi kesehatan bangsa, masih ada faktor politiknya. GAM yang sering disebut sebut sebagai pemasok ganja ke beberapa negara sangat mempengaruhi hukuman seorang terdakwa pemegang ganja.
Orang yang aneh….

17
Jul
07

Kapitalis Bangsat !!

Sekarang ini amatlah absurd untuk berkata mengenai revolusi. Tetapi bagi kami, jauh lebih absurd untuk terus hidup dengan cara hidup seperti kalian. Kalian hidup dalam daratan yang penuh zombie, sebagai zombie. Kalian bergerak, berbicara, bekerja, menonton TV, mengendarai mobil… tetapi kalian tetaplah mayat – mayat hidup yang dibangkitkan dari kubur, yang melakukan hanya apa yang diperintahkan dan menghidupi hidup yang tak bernyawa. Di daratan kalian, intoleransi adalah dosa – engkau dapat melakukan apapun yang kau mau, dan aku melakukan apapun yang kumau – tak peduli engkau seorang pembunuh, penghasut, pembual, penghisap, dsb. Tetapi di daratan kami, intoleransi bukan lagi sebuah dosa: engkau tak akan melakukan apapun yang tak dapat kutoleransi dan aku tak akan melakukan apapun yang tak dapat kau toleransi. Toleransimu adalah intoleransi, sementara intoleransi kami adalah toleransi. Kami memilih hidup sebagai serigala-serigala liar, bukan domba-domba yang bergerak ke mana sang gembala ingin kalian bergerak.

www.apokalips.org

+++++KENAPA GANJA DILARANG??? ++++

cuma mau santai resikonya penjara. cuma mau damai resikonya penjara. Kalian menenangkan hati ini dengan cara lama; alkohol dan pelacur. Kenapa alkohol dan pelacur kalian beri tempat, sedangkan ganja kalian larang?
Kalian tidak ingin kami berfikir, kalian melarang kami berkreasi. Ganja adalah sumber inspirasi kami, walaupun terkadang dengan sedikit alkohol. Tapi kami bukan alkoholik sejati, alkohol buat kami hanyalah pelengkap.
Pelacuran kalian lokalisir, bahkan kalian resmikan dengan nama PEKERJA SEKS KOMERSIL. Walau begitu, bagi para PSK jalanan kalian razia, kalian tangkapi lalu untuk selanjutnya tetap menjadi pelacur. Sedangkan para pelacur high class kalian diamkan. Para pelacur yang bernaung dibalik hotel hotel mewah berbintang,kalian diamkan.
Alkohol pun bernasib sama. Kalian sita ribuan botol alkohol dari warung-waruing jalanan, dari agen kelas kelurahan tanpa menutup pabriknya. Ribuan bahkan puluhan ribu botol alkohol kelas ecek-ecek kalian hancurkan di hadapan para Ustad, Tokoh Masyarakat dan tetek bengek lainnya para agamis munafik!. Tapi kalian tetap membiarkan alkohol bermerk luar negeri duduk manis dipajang di tiap hyper market yang kini merajalela memangsa pasar tradisional.
Dengan ini semua, kalian seperti bicara:
“Rakyatku teruslah bekerja… Hasilkan uang sebanyak mungkin lalu bersenang senanglah kalian di di tempat tempat yang telah disediakan. Tak perlu kalian berpikir, bukankah hanya syahwat yang kalian pentingkan!!!”
Dan judi, juga nasibnya sama. Kalian berantas judi kelas kelurahan. Kalian tangkap para pengecer pengecer yang menjadi bagian dari rakyat miskin. Dengan bangga kalian menggelar razia penyakit masyarakat. Tapi itu semua hanyalah sampah sampah pergerakan kalian. Kalian memodernisasi judi, kalian manfaatkan puluhan juta orang pemilik telepon selular. Kalian mempecantik wajah para pengecer dengan wajah sekelas julia perez atau azhari family. Dengan belahan dada dan paha yang mulus kalian legalkan judi 2000/sms. Kalian Bangsat!!!

Bangsat !!! Kapitalis BANGSAT !!!!

03
Jul
07

Waduh..!!

Wah.. udah lama banget yah ga ngurus nih blog. Kasian nih blog, nasibnya jadi sama kaya blog sebelumnya. Abis gimana? sebulan belakangan ini gua banyak kesibukan ga jelas. Yang pasti gua udah ga betah tinggal di tempat ini. Tempat ini udah cukup membosankan buat gua. Tiap pagi berisik klakson mobil, belum lagi asep dan debu sialan!! bikin kulit gua jadi ga enak, udah jarang mandi, eh.., kena lingkungan yang penuh debu dan asap knalpot.. parah jadinya!
Oke, mungkin beberapa minggu lagi gua bakalan pindah ke kota kesayangan gua: Yogyakarta!. Di awal bulan juni gua berangkat ke sana bareng kawan seperjuangan. NIat asli gua yaitu nyari tempat kosan berharga semurah mungkin. Konsep untuk nyari makan disana udah ada, konsep untuk ngisi waktu luang juga udah ada. Ya, tinggal ngelakuinnya doang deh. Dan sampe disana, ada kosan seharga 360ribu/3bulan, jadi 120 per bulan. Lumayan murah.
Tapi masalahnya adalah: gua belum punya cukup modal untuk tinggal disana. Minta ke bokap? waduh.. bisa perang 3 hari dulu. Udah 3 minggu ini gua ketahan di rumah bokap gua. Kamar gua yang di Bitung City Kota Penuh Polusi dan Asap dan juga Debu udah gua tinggalin. Gua udah ngangkut semua barang gua ke rumah bokap. Niat nya sih cuma transit, tapi dasar emang gua, ya transitnya kelamaan.
Ah udah ah.. gua bingung mau nulis apa.. entar aja deh kalo gua udah jadi tinggal di Jogja!