Ngelamar kerja….?

20 Februari 2007 at 2:47 am (opini)

Bla…bla…bla…, saya lampirkan pertimbangan sebagai berikut:

  1. Daftar riwayat hidup
  2. Pas photo ukuran 4×6, 1 lembar
  3. Foto copy Ijasah Terakhir
  4. Foto copt KTP
  5. Foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian
  6. Foto copy Kartu Kuning
  7. Foto copy Surat Keterangan Dokter
  8. Foto copy Certificate Dispatch Resource Management
  9. Foto copy Certificate Dangerous Good
  10. Foto copy Certificate Aviation Security
  11. Foto copy Certificate Flight Operation Officer
  12. Foto copy Certificate Type Rating B 737 – 200
  13. Foto copy Certificate of Achievement B 737 – 300/400/500
  14. Foto copy Certificate of Awarded to Filght Operations Officer
  15. Foto copy Licensi

Demikian surat lamaran ini saya buat. bla..bla…bla….

wayaou.. dari data no 8 – 15 yang dilampirin untuk sang pimpinan HRD. Jelas, itu bukan surat lamaran atas nama gua. Cuplikan surat lamaran diatas punya temen gua yang minta diketikin. Besok katanya di mau ngelamar ke salah satu maskapai penerbangan lokal. Karna tergelitik oleh banyak nya lampiran yang dikasih, kayanya bagus buat diomongin.
Mau tahu berapa lama untuk ngedapetin Certitificate-certificate tersebut? ikut pendidikan FOO (Flight Operator Officer) dan harus tinggal di asrama selama setahun penuh terus cuma boleh pulang hari minggu. Belum lagi biaya yang harus dikeluarin, cukup lah untuk biaya resepsi pernikahan sederhana 1000 undangan. Masuk ke angka 20juta-an!(mungkin lebih, soale itu cuma buat biaya pendidikan aja. Belum sama biaya hidup dan tetek bengek lainnya). Udah berat, kepala harus botak, pulang seminggu sekali, ga bisa mabok pula dan hasilnya … dari lulus setahun yang lalu sampe sekarang masih nganggur!!
Dan ga cuma seorang doang temen gua yang lulusan FOO. Ada beberapa lainnya. Beberapa udah sukses. kerja di maskapai, pergi pergi luar kota – luar pulau dengan gaji perbulan yang sangat mencukupi untuk menghidupi satu istri sederhana dua anak sederhana. Itu cerita yang udah sukses gawe tetap, temen deket gua ada 2 orang yang lulusan FOO. Yang satu, yang minta bikinin surat lamaran tadi. Dan satu lagi masih sepupuan sama gua. Mereka bedua seangkatan lulus dari FOO (2006) dan sampe sekarang masih jadi pengangguran. Kalo sepupu gua sih ga nganggur-nganggur banget, masih ada lah kerjaan di pabrik perakitan komputer dengan gaji 30ribu sehari. Itu juga bukan buruh kontrak atau tetap, soale dia kerja kalo ada kiriman barang doang, jadi bisa dibilang buruh lepas. Itupun ga pasti kapan kiriman datangnya. Dan satu lagi yang minta diketikan lamaran tadi, semenjak lulus dari pendidikan dia ga pernah kerja sama sekali. Selama setahun penuh setelah dia lulus dari FOO, dia masih jadi pengagguran. Orang nya rada geblek juga. Mabok mulu… jarang banget nyari lowongan. Dan gua yakin dan sudah dipastikan benar. Dia bikin surat lamran karna terpaksa. Bokap nyokapnya ngomel mulu, dia jenuh diomongin. Dan ga cuma sekali ini aja dia minta ketikin surat lamaran. Ini udah kesekian kalinya, dan belum ada hasil dari lamaran lamaran sebelumnya. Besok di mau kembali berjuang bermodalkan sertifikat sertifikat yang susah dibacanya.


engkau sarjana muda resah mencari kerja
mengandalkan ijasahmu
empat tahun lamanya bergelut dengan buku
sia sia semuanya

setengah putus asa dia berucap, maaf ibu.
(Sarjana Muda – Iwan Fals)

Btw, gua sendiri malah belum pernah bikin surat lamaran. Bahkan ngelamar kerja pun gua belum pernah. Sampe saat ini, niat untuk nyari kerjan formal sama sekali ngga ada. Apa sih yang bisa diharapkan dari selembar ijasah SMP? rata-rata minimal harus punya SMU. Itu pun jarang, kebanyakan D3 keatas. Ijasah SMA aja gua ga punya, gimana bisa dapetin D-D-an. Apalagi S-S-an.
Untungnya, gua punya sedikit skill layak jual. Dan udah 2 taun terkahir ini, kerjaan kerjaan kecil itu ngebantu finansial gua. Gawean nya juga ga jauh dari apa yang senengin. jadi enjoy aja. Tanpa tekanan, karna kalo lagi mau gua terima tuh kerjaan , kalo lagi males ya, ngga. Tapi kadang juga punya deadline. Hal yang paling gua benci! gua suka punya cara kerja yang aneh. Kalo belum mepet dengan waktu yang belum ditentuin, tuh kerjaan ga gua selesain bahkan sama sekali gua ga kerjain. Yang penting sampe sekarang ga ada kerjaan yang batal tengah jalan, paling telat -namanya juga manusia.
Karna latar belakang itu, gua ga pernah khawatir sama yang namanya ngelamar kerja apalagi sampe harus muter-muter nyari lowongan. Biar pengangguran, yang penting kan berpenghasilan… iya ga?


aku berkarya dengan yang ku bisa
dan yang penting aku bahagia
bebas lepas tanpa beban
aku merdeka

yang penting aku ga nipu
ga bikin susah kalian
yang penting ga terlibat..
tiga tujuh lapan

{Bebas Merdeka – Stephen Coconuts Trees

 

Iklan

8 Komentar

  1. diditjogja said,

    FFO opo sih kang?
    emang penting ya?

  2. mpokb said,

    justru keberanian untuk tidak kerja “ngikut orang” itu tidak dimiliki semua orang. aset besar tuh. selamat berkarya, yg penting kerja itu berguna juga buat sesama to?

  3. fanaticanz said,

    MpokB =====> Makasih…. saya akan terus memprtahankannya. (semoga)

  4. Seorang FOO said,

    Hallo,

    Posingan nya dah lama banget tapi kayaknya masih seru buat dibahas…hehehe
    Saya kasih gambaran sedikit mengenai FOO

    FOO: Flight Operation Officer/Flight Dispatcher
    Jobdesc nya kurang lebih:
    Sebagai assistant dari sang Capten penerbang dalam menjalani misi penerbangannya, posisinya sangantlah penting dalam dunia penerbangan.
    FOO lah yang mempersiapkan Flight Documents sebelum pesawat Take off, diantaranya:
    menghitung Aircraft Performance (Take off and Landing) dengan melihat kondisi yang ada (Cuaca, kondisi landasan/Runway yang ada, kondisi pesawat, apakah ada Obstacle/halangan di sekitar runway, Tire speed and Brake energy limits dll) dari melihat kondisi tersebut kita jadi tahu berapa muatan yang bisa di bawa dan berapa panjang runway yang dibutuhkan untuk Take Off and Landing.

    Disamping kita kita juga harus menghitung berapa bahan bakar/Fuel yang harus kita bawa ke tujuan, termasuk fuel untuk ke Alternate Airport jika kita gak bisa mendarat di Airport tujuan, dan juga menghitung fuel lain2 (Keborosan mesin, kondisi cuaca, dsb)

    Tidak sebatas di atas Job desc nya masih banyak yang lainnya antara lain :
    Crew Briefing sebelum terbang, Analisa keadaan Airport asal dan Tujuan, menghitung keseimbangan pesawat (Weight and Balance),Crew scheduling (Pilot and Cabin Crew), Monitoring Aircraft Rotation, Koordinasi dengan Otoritas Bandara, Analisa Cuaca di Airport asal dan Tujuan, Analisa NOTAM (Notice to Airmen) isinya mengenai kondisi2 yang ada di Airport tertentu. dan masih banyak lagi….

    Sekolah sendiri cuma 6 bulan kok, 3 bulan di kelas dan 3 bulan On the Job Training, biaya nya sendiri kira2 21 Juta rupiah, maskapai yang mengadakan diklat nya antara lain Merpati Nusantara Airlines and Garuda indonesia dan License di keluarkan oleh Perhubungan Udara.

    FOO sekarang2 ini sangat banyak dibutuhkan, kita bisa lihat dari perkembangan dunia penerbangan akhir2 ini….Sayangnya banyak yang sudah buang2 uang banyak untuk sekolah tapi mereka tidak qualified/competent dibidangnya, dan bahasa Inggris juga sangat perlu untuk seorang FOO, dan english speaking FOO sangat sedikit jumlahnya, Makanya banyak pemegang FOO License tapi banyak pula yang tidak bekerja…

    Salary range antara 1,5 – 9 Juta rupiah/bulan tergantung kualifikasi, senioritas dan tempat bekerja, di luar negeri pun kita bisa pakai License ini, karena sudah di akui oleh dunia International, banyak orang2 Indo yang bekerja di luar negri terutama Middel East (Qatar, Emirates (Dubai dan Abu Dhabi), Saudi Arabia, Dll) Mereka bahkan membayar kita sebesar 25 – 50 Juta/bulan plus diberi akomodasi…

    Salam

  5. fanaticanz said,

    @ seorang FOO

    Iya, mas.. saya ralat sedikit. Cuma 6 bulan ternyata. Saya setuju kalo emang penyebab utamanya nganggur lulusan FOO itu adalah kurang competent.

    Btw, ini postingan dah lama banget. Dan saat ini, keadaan saya berbalik 180′. Kena karma kali ya, tulah ini postingan 😉

    itu postingan ditulis dalam status mode-sok-idealis : ON

  6. Ex FOO said,

    Sy punya foo lic. ( dulu sih gratis ikut seleksi di MNA )sempet 6 th di mna jobdesk persis seperti diatas, emang pekerjaan yg menuntut tanggung jawab tinggi hub. dgn keselamatan penerbangan, skrg sih udah gak disana tapi masih di sekitar airport juga dgn tanggung jawab yg lebih luas lagi hehehe

  7. FOO ? said,

    sya mau numpang nanya nich, soalnya bener2 awam,…. kalo hanya memiliki lisensi FOO, apakah bisa diterima bekerja ? ke mana ngelamarnya ya ? apakah kirim2 CV ke airlines2, ataukah tunggu lihat lowongan di media ? katanya kemungkinan besar direlokasi ke luar Jakarta ? terima kasih buat yg mau bantu jawab….

  8. foo said,

    sya mau numpamg nanya,saya mau daftar sekolah foo tapi ijazah saya itu cuma ijazah paket c.kira2 bisa g ya?thanx buat yg mau beri infonya…,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: